Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, BRMP Sulbar Perkuat Semangat Pengabdian dan Disiplin
Mamuju, 28 Oktober 2026 — Semangat Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi pengingat sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi dorongan untuk memperkuat pengabdian dan kontribusi nyata bagi Indonesia. Semangat tersebut mewarnai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang dilaksanakan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat di halaman kantor, Rabu (28/10).
Upacara dipimpin oleh Direktur Wilayah BRMP Sulawesi Barat, Sumarni Panikkai, selaku pembina upacara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai, penyuluh CWS, penyuluh pertanian dari wilayah sekitar, serta mahasiswa yang sedang melaksanakan magang. Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam mendukung pembangunan pertanian nasional.
Dalam amanatnya, Sumarni menyampaikan pesan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan tema Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026, “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.” Tema tersebut mengandung pesan bahwa kecintaan terhadap tanah air perlu diwujudkan melalui kegigihan menghadapi tantangan dan kepedulian terhadap sesama, termasuk melalui kerja nyata dalam pembangunan bangsa.
Amanat Menteri Pertanian juga menyoroti berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari perubahan iklim dan ancaman El Niño hingga dinamika geopolitik yang berpengaruh terhadap ketersediaan pangan dan pupuk. Dalam menghadapi tantangan tersebut, penguatan produksi dalam negeri dan keterlibatan seluruh elemen pembangunan pertanian menjadi semakin penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan dalam amanat tersebut, produksi beras Indonesia sepanjang 2025 mencapai 34,69 juta ton, meningkat 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, stok beras Perum Bulog per 26 Oktober 2026 dilaporkan mencapai 4,58 juta ton. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketersediaan pangan nasional di tengah berbagai tantangan.
Menteri Pertanian mengajak seluruh jajaran Kementerian Pertanian, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran aktif dalam meningkatkan produksi pertanian dan menyukseskan program pembangunan pertanian, terutama pada komoditas strategis seperti padi dan jagung. Semangat patriotisme, kegigihan, dan empati diharapkan tidak berhenti sebagai nilai seremonial, tetapi diwujudkan melalui kerja keras, inovasi, serta tanggung jawab sesuai peran masing-masing.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Sumarni mengingatkan seluruh pegawai BRMP Sulawesi Barat agar menjaga integritas, melaksanakan tugas secara bertanggung jawab, dan berperan aktif mengawal program Kementerian Pertanian sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Ia menekankan bahwa kontribusi terhadap pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh pencapaian program, tetapi juga oleh kedisiplinan dan komitmen setiap pegawai dalam menjalankan amanah pekerjaan.
Selain menekankan integritas dan tanggung jawab, Sumarni secara khusus mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan jam kerja, mulai dari waktu masuk hingga berakhirnya jam kerja kantor. Menurutnya, hak yang diterima aparatur sipil negara (ASN) harus diimbangi dengan pelaksanaan kewajiban secara disiplin, termasuk tetap berada di tempat kerja hingga jam kerja berakhir, kecuali terdapat alasan atau penugasan yang sah.
Untuk memperkuat pengawasan dan ketertiban administrasi kepegawaian, Sumarni meminta bagian kepegawaian menyiapkan daftar hadir manual untuk apel setiap hari Senin. Daftar hadir tersebut harus ditandatangani seluruh pegawai dan disusun berdasarkan sektor masing-masing sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketertiban serta memastikan pelaksanaan apel berjalan dengan tertib.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, BRMP Sulawesi Barat mendorong seluruh jajaran untuk menerjemahkan nilai patriotisme, kegigihan, dan empati ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang kuat, BRMP Sulawesi Barat berkomitmen terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian, memperkuat pembangunan pertanian, dan menjaga ketahanan pangan nasional.